CERITA API UNGGUN : HIDUP DI ALAM BEBAS
Hidup di Alam Bebas (Cerita Api Unggun no. 5)
Baca Juga
> Anak itu harus bisa menyalakan/membuat api dari 2 buah tongkat atau ranting kayu.
> Anak itu harus pula menjaga jangan sampai apinya mengeluarkan banyak asap. agar tidak terlihat oleh musuh atau orang-orang yang memburunya.
> Anak itu harus berani menghadapi singa atau binatan buas lainnya.
> Anak itu harus pandai berlari jarak jauh, memanjat pohon dan berenang di sungai agar lolos dari orang hewan yang mengejarnya.
> Anak itu harus tahu tumbuh-tumbuhan mana yang dapat dimakan atau yang beracun.
Bukan hanya suku Zulu saja, tetapi banyak sukusuku bangsa lainnya di seluruh dunia, yang memperlakukan ujian-ujian keberanian kepada remaja-remajanya sebelum memasuki dunia “dewasa" seperti suku Yaghan di Amerika Selatan, Suku Nias di Sumatera?, dsb.
Bill Hamilton (orang Kanada) menulis buku My Sixty Years In The Plains (Enam Puluh Tahun Hidupku di Padang Rumput), yang menggambarkan betapa bahayanya hidup para perintis (Pioneer) zaman dahulu yang penuh dengan kejadian kejadian serta pengalaman-pengalaman (avontuur).
Theodore Roosevelt, salah seorang Presiden AS percaya juga akan cara hidup di luar (alam terbuka). Sepulangnya dari berburu di Afrika Timur, ia memeriksa pandu-pandu di London, dan ia sangat kagum dengan kegiatan para Pandu.
Pandu-pandu baru disebut Tenderfoot. Para penunjuk jalan bangsa Indian, yaitu orang yang ulung menemukan jejak/ jalan. disebut Fathfinder. Sebutan itu adalah sebuah kehormatan besar. Pengetahuan tentang satu daerah disebut dengan Eye Of the top Country.
Pandu Laut dan Pandu Udara (Cerita Api Unggun no. 6)
Menurut BP, pahlawan yang paling besar adalah para pelaut-pelaut penolong kapal-kapal yang karam di sepanjang pantai samudera-samudera. Dan sewaktu badai yang sangat berbahaya, mereka senantiasa bersedia berangkat serta memberanikan diri menolong hidup orang lain (padahal diri merekapun berada di dalam bahaya).
Setiap pandu wajib belajar dan bisa berenang, begitu pula menggunakan perahu. Demikian pula pentingnya para pandu udara. Mereka yang bertugas di pelabuhanpelabuhan udara, sangat berjasa dalam menyelamatkan manusia.
0 Response to "CERITA API UNGGUN : HIDUP DI ALAM BEBAS"
Post a Comment